30 Mei 2019 - 07:22
Ulama Sunni Irak: AS tak akan Bisa Cabut Al Quds dari Jantung Muslim

Ketua Dewan Wakaf Ahlu Sunnah Irak, Office of Sunni Endowment, OSE mengatakan, Amerika Serikat sampai kapanpun tidak akan bisa menjauhkan Al Quds dan masalah Palestina dari umat Islam, dengan kebijakan-kebijakannya.

(ABNA24.com) Ketua Dewan Wakaf Ahlu Sunnah Irak, Office of Sunni Endowment, OSE mengatakan, Amerika Serikat sampai kapanpun tidak akan bisa menjauhkan Al Quds dan masalah Palestina dari umat Islam, dengan kebijakan-kebijakannya.

Ketua OSE, Syeikh Abdul Latif Al Humeim, Rabu (29/5/2019) dalam wawancara dengan IRNA menuturkan, isu Palestina dan Al Quds hidup dalam jantung dan hati nurani umat Islam, karena masalah ini terkait erat dengan keyakinan agama mereka.

Syeikh Al Humeim menambahkan, perkembangan yang terjadi di Timur Tengah dan Dunia Islam, berada dalam kerangka proyek yang bertujuan menjauhkan para pemain regional termasuk Iran dari perimbangan kekuatan menghadapi rezim Zionis Israel.

Ketua Dewan Wakaf Ahlu Sunnah Irak menilai kebijakan permusuhan Amerika juga merupakan bagian dari proyek Israel.

"Mereka ingin melanjutkan proyek ini sampai seluruh pemain regional keluar dari konstelasi kekuatan menghadapi Israel di kawasan," ujarnya.

Menurut Syeikh Abdul Latif Al Humeim, target kebijakan permusuhan Amerika sebenarnya adalah agama, peradaban, identitas, sejarah dan masa depan umat Islam.



/129